Bersama Mas Onel Kom 80, Susu Segar Cak Imin Mbantul

Terkaget-kaget. Nama aliasnya: Mas Onel Onel. Lengkapnya Muhammad Muhaimin. Lelaki asal Ngawi Jawa Timur dari kalangan Nahdiyin ini, di kampung halamannya disapa: Cak Imin. Beliau terkaget-kaget, tatkala jelang tengah malam, “rumah singgahnya” saya sambangi. Selasa malam, 24 Maret 2026

Senior Fisip Universitas Sebelas Maret (UNS) Jurusan Ilmu Komunikasi Angkatan 1980 ini, buka lapak Susu Segar. Lokasinya di depan Stadion Sultan Agung Jejeran Bantul Yogyakarta. Tak jauh dari rumah beta di Jl. Imogiri Timur Jetis Bantul. Hanya 5 menit perjalanan dengan sepeda motor
.
Tentang usaha Susu Segarnya. Ia pernah memiliki 8 (delapan) lapak di beberapa titik lokasi. Semuanya di Jogja. Namun, kini tersisa 3 (tiga) lapak.

.Kata Mas Onel, “Bisnis kuliner susu segar di Jogja berbeda dengan di kota Solo. Orang Jogja belum terbiasa dengan budaya minum susu segar. Beda dengan Solo dan Klaten yang punya pangsa pasar tersendiri”
Padahal, kata Mas Onel lebih lanjut, susu segar Jogja yang berasal dari peternakan sapi daerah Kaliurang Sleman, lebih enak rasanya

“Mungkin lantaran pakan sapinya yang berbeda. Dengan demikian kualitas susunya pun berbeda. Harga pokok per liternya di Jogja juga lebih mahal ketimbang susu segar Solo dan Klaten, yang rerata berasal dari Boyolali,” tandas dia

Sembari menyeruput segelas susu segar –suguhan sebagai tamu malamnya– dengan tambahan sedikit gula, saya menikmati rasa susunya yang gurih. Segelas ukuran jumbo. Tandas tak tersisa sekira satu jam ngobrol dengannya

Malam pun kian larut. Saya pamitan dengan Mas Onel jelang pergantian hari. Ia menepuk-nepuk pundak saya. Seakan-akan ingin mengatakan: kebanggaan dan kehormatan didatangi yuniornya 😍

| teks dan foto dwiki setiyawan